Hal-hal yang Perlu Dilakukan saat Didiagnosis Covid-19
Sudah tepat
setahun setelah tersebarnya wabah virus covid 19 di indonesia, sudah selama itu
pula kita diwajibkan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh
pemerintah, Meski telah melakukan
langkah pencegahan sebaik mungkin, masih ada kemungkinan kita terinfeksi
Covid-19, mendapat dagnosis positif
Covid-19 memang bukan hal yang menyenangkan. Tapi, Anda tak perlu putus asa.
Harapan untuk sembuh setelah terdiagnosis Covid-19 sangatlah besar. Yang perlu
kita lakukan setelah terdiagnosis positif Covid-19 hanyalah melakukan
penanganan yang tepat.
Lalu apa yang perlu
dilakukan setelah terdiagnosis positif Covid-19?
Setelah Anda menerima diagnosis Covid-19, salah satu langkah pertama adalah berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mendapatkan saran yang tepat. Dokter akan memberi tahu segala hal mulai dari obat-obatan yang perlu Anda minum, perubahan pola makan yang diperlukan dan segala perawatan yang perlu Anda ikuti. Jika Anda memiliki penyakit penyerta, atau sedang mencari pengobatan untuk kondisi lain, beri tahu dokter. Jangan pernah mengonsumsi obat apapun tanpa ada saran dari dokter.
2. Lakukan isolasi mandiri
Lakukan isolasi mandiri agar orang disekitar anda tidak tertular. Jika Anda disarankan untuk menjalani karantina di rumah, beri tahu pihak berwenang dan tunggu mereka mengambil langkah selanjutnya. Lakukan karantina di ruangan dengan vetilasi udara yang baik serta gunakan kamar mandi yang terpisah. Pisahkan juga alat makan dan alat mandi yang Anda gunakan dengan orang yang tinggal satu rumah dengan Anda. Orang-orang yang berada di sekitar Anda juga harus menjalani tes Covid-19 untuk menghindari risiko tertular. Semua orang yang tinggal di bawah satu atap harus dikarantina juga selama minimal seminggu.
3. Putuskan siapa yang akan merawat Anda
Meskipun infeksi Anda ringan dan Anda diizinkan untuk memulihkan diri di rumah, pasien Covid-19 tetap membutuhkan bantuan orang lain. Idealnya, pasien Covid-19 juga membutuhan seorang caregiver yang masih muda, sehat, dan tidak memiliki kondisi medis yang dapat membahayakan imunitasnya.
4. Perhatikan jenis perawatan yang dibutuhkan
Bergantung pada gejala dan tingkat keparahan infeksi, setiap pasien Covid-19 memerlukan rencana perawatan yang berbeda. Sebaiknya, Anda memiliki oksimeter untuk memeriksa kadar oksigen darah. Anda juga perlu menyiapkan alat untuk memonitor tekanan darah dan glukometer, jika Anda memiliki masalah pada tekanan darah atau tingkat gula dalam darah Anda. Selain itu, hindari mengonsumsi obat sembarangan tanpa ada pengawasan dokter.
5. Waspadai gejala yang muncul
Melacak gejala yang muncul dalam dua minggu pertama pasca dinyatakan terinfeksi Covid-19 sangatlah penting. Gejela dan tingkat keparahan infeksi biasanya berkembang antara 5-10 hari pasca infeksi. Hari ke-8 atau ke-9 juga merupakan waktu ketika sistem kekebalan Anda bekerja terlalu keras dan menimbulkan konsekuensi yang drastis, termasuk badai sitokin. Tingkat pernapasan, ketidaknyamanan, gangguan pernapasan adalah beberapa tanda yang harus Anda pantau dengan cermat. Melacak tanda vital Anda, perubahan gejala setiap hari juga dapat membantu penyembuhan.
SUMBER : ARTIKEL KESEHATAN KOMPAS.COM