KASUS HEPATITIS MISTERIUS PADA ANAK, INI SEDERET DUGAAN DAN PENYEBABNYA

Hepatitis (plural: hepatitides) adalah peradangan pada hati karena toxic, seperti kimia atau obat ataupun agen penyebab infeksi. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut "Hepatitis Akut", Hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut "Hepatitis Kronis". Hepatitis dapat disebabkan oleh infeksi, gangguan autoimun atau efek samping suatu pengobatan. Kasus Hepatitis dapat memiliki berbagai gejala, termasuk mual, muntah, sakit perut, urine berwarna gelap, perubahan warna kuning pada kulit dan/atau mata, demam, serta kelelahan.

Dilansir dari laman resmi Kemenkes, WHO telah menerima laporan pada 5 April 2022 dari Inggris mengenai 10 kasus Hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pada anak-anak. Seluruh kasus dirawat di rumah sakit. Pemeriksaan laboratorium telah dilakukan tetapi virus Hepatitis tipe A, B, C, D dan E tidak ditemukan sebagai penyebab dari penyakit tersebut. Fenomena Hepatitis misterius belakangan ini jadi perhatian khalayak ramai karena muncul pada anak-anak secara hampir bersamaan. Hepatitis Akut pada sebagian kasus biasanya disebabkan oleh infeksi virus Hepatitis, namun tidak dengan yang terjadi pada kasus ini. Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman menyebutkan, terdapat dua kemungkinan penyebab yang kini tengah didalami. Dugaan penyebab pertama yakni adenovirus. Sementara dugaan kedua, yakni terkait COVID-19.

Adenovirus sendiri adalah jenis virus umum yang selama ini diketahui hanya menimbulkan infeksi saluran pernapasan ringan. WHO mengatakan adenovirus belum pernah dilaporkan menjadi penyebab Hepatitis pada anak-anak sehat. Infeksi oleh adenovirus tipe 41 (yang banyak dilaporkan -red), adenovirus tipe ini belum pernah dikaitkan dengan presentasi klinis Hepatitis. Karena kaitannya dengan adenovirus, beredar juga spekulasi kemunculan penyakit Hepatitis dengan vaksin COVID-19. Beberapa vaksin memang ada yang memanfaatkan adenovirus sebagai 'pengantar' materi COVID-19 ke dalam tubuh.

Teori vaksin COVID-19 penyebab Hepatitis misterius ini kemudian dibantah oleh ahli karena kasus terjadi pada anak-anak yang justru belum menerima vaksin. "Hipotesis ini tidak didukung data, karena sebagian besar anak-anak yang terkena Hepatitis misterius ini justru belum menerima vaksinasi COVID-19," kata Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI), dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), meminta para anggota maupun residen (calon spesialis) dokter anak mewaspadai beberapa gejala berikut:

·       Perubahan warna urine (gelap) dan feses (pucat)

·       Nyeri sendi atau pegal – pegal

·       Demam tinggi

·       Mual – muntah

·       Nyeri perut

·       Diare

·       Kejang

·       Lesu dan hilang nafsu makan 

Terkait kewaspadaan, dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) menyampaikan sejumlah imbauan :

1. Mencuci tangan

2. Meminum air bersih yang matang

3. Makan makanan yang bersih dan matang penuh

4. Membuang tinja dan atau popok sesekali pada tempatnya

5. Menggunakan alat makan sendiri-sendiri

6. Memakai masker dan menjaga jarak

7. Agar mendeteksi secara dini jika menemukan anak – anak dengan gejala – gejala seperti mual/muntah, diare, nyeri perut, penurunan kesadaran/kejang, lesu, demam tinggi dapat memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat

Nah, teman-teman pembahasan diatas adalah informasi mengenai Hepatitis misterius yang terjadi pada anak, semoga setelah kalian membaca ini akan menambah informasi teman-teman  semua agar tetap menjaga kebersihan dan jika ada gejala pada anak –anak seperti diatas langsung periksakan ke layanan kesehatan terdekat dan tidak lupa juga harus selalu jaga kesehatan dan jangan lupa untuk memakai masker serta menjauhi kerumunan, walaupun COVID-19 sudah mereda tapi tetap harus patuhi protokol kesehatan ya teman-teman. Mungkin dicukupkan dulu yaa teman-teman. Tunggu pembahasan selanjutnya di blog ini yaa.. yang tentunya bisa menambah ilmu pengetahuan teman-teman semuanya.

Terima Kasih.

BEBERAPA KOPI BERBAHAYA BAGI TUBUH YANG MENGANDUNG PARACETAMOL DAN SILDENAFIL

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (6/3/2022), mengkonsumsi Paracetamol dan Sildenafil tanpa resep dokter dapat membahayakan kesehatan. Pasalnya, kedua obat kimia tersebut merupakan senyawa kimia yang bersifat toxic atau beracun sehingga dosis yang dikonsumsi harus sesuai dengan resep dokter.

 "Tidak bisa asal masuk (bahan kimia obat) ke dalam produk pangan atau herbal," terang Peneliti Kimia Medisinal BRIN Dr. Teni Ernawati.  Dikutip dari Drugs.com, konsumsi obat kimia Paracetamol yang tidak sesuai dosis dapat mengakibatkan kerusakan pada organ tubuh hati. Obat kimia Sildenafil yang dikonsumsi tanpa memperhatikan dosis dapat berakibat pada ereksi yang berkepanjangan.  Sebab, Sildenafil atau sering dikenal dengan nama Viagra merupakan obat impotensi pada pria yang digunakan untuk mengobati masalah disfungsi ereksi.

Saat ini di pasaran, ada  enam merek kopi sachet yang mengandung obat kimia berupa Paracetamol dan Sildenafil. Keenam merek kopi tersebut telah beredar di Bandung dan Bogor, Jawa Barat. Hal tersebut merupakan temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan telah melakukan operasi penindakan obat tradisional dan bahan pangan ilegal dengan Balai Besar POM di Bandung dan Loka POM di Kabupaten Bogor pada Februari.

Dalam operasi penindakan tersebut, BPOM menemukan barang bukti berupa 15 kilogram jenis pangan olahan yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) dan 36 jenis obat tradisional mengandung bahan kimia obat.  Selain itu, sebanyak 32 kilogram bahan baku obat ilegal berupa Paracetamol dan Sildenafil juga ditemukan bersamaan dengan 5 kilogram bahan campuran setengah jadi. Apa saja merek kopi sachet yang mengandung Paracetamol dan Sildenafil temuan BPOM ? 

Berikut 6 merek kopi sachet yang mengandung Paracetamol dan Sildenafil berdasarkan temuan BPOM: 

1.   Kopi bapak

2.  Kopi cleng

3.   Kopi jantang

4.  Spider

5.  Jakarta bandung

6.  Urat madu

Tak hanya mengandung Paracetamol dan Sildenafil, keenam merek kopi saset tersebut juga mengantongi izin BPOM palsu di kemasannya.

Nah, teman-teman pembahasan diatas merupakan informasi mengenai beberapa kopi yang mengandung Paracetamol dan Sildenafil yang berbahaya untuk tubuh, semoga setelah kalian membaca blog ini tentunya akan bermanfaat dalam menambah informasi teman-teman  semua agar tetap berhati – hati saat membeli kopi dalam merek yang jarang diketahui. Selalu jaga kesehatan ya teman-teman semua dan jangan lupa untuk memakai masker dan menjauhi kerumunan, walaupun COVID-19 sudah mereda tapi tetap harus patuhi protokol kesehatan. Mungkin dicukupkan dulu yaaa teman-teman. Tunggu pembahasan lainnya yaaa di blog ini.. yang tentunya dengan pokok bahasan yang menarik dan bisa menambah ilmu pengetahuan teman-teman semuanya

Terima Kasih.

 

Referensi :

Kopi yang Mengandung Paracetamol dan Sildenafil", Klik untuk baca:

https://newssetup.kontan.co.id/news/berbahaya-bagi-tubuh-catat-6-merek-kopi-yang-mengandung-paracetamol-dan-sildenafil?page=all.


Popular Posts

Blogger templates

Diberdayakan oleh Blogger.

VAKSIN BOOSTER UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS

                                             Vaksin   booster   untuk   meningkatkan   imunitas                                    (Oleh: fa...

Popular Posts

Cari Blog Ini

SEARCH

Cari Blog Ini

FOLLOW US

SEARCH

Facebook

Advertisement

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

A Team Of Awesome People

A Team Of Awesome People
We are a creative web design agency who makes beautiful websites for thousands of peoples.

A Team Of Awesome People

We are a creative web design agency who makes beautiful websites for thousands of peoples.

Facebook

Facebook

3-comments

Blogroll

Facebook

Blogger templates

Popular

Popular Posts

Popular Posts

Popular Posts

Popular Posts